Jumat, 27 Maret 2009

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Persepsi Pasien Terhadap Perilaku Caring Perawat Dalam Praktek Keperawatan

Perawat merupakan anggota dari kelompok profesi yang menggunakan ungkapan nursing care, care dan caring paling banyak, setiap hari, secara menetap dan terus menerus. Pakar keperawatan menempatkan caring sebagai pusat dan sangat mendasar dalam praktek keperawatan. Diperkirakan bahwa ¾ pelayanan kesehatan adalah caring sedangkan ¼ adalah curing. Jika perawat sebagai suatu kelompok profesi yang bekerja selama 24 jam di rumah sakit lebih menekankan caring sebagai pusat dan aspek yang dominan dalam pelayanannya maka tak dapat disangkal lagi bahwa perawat akan membuat suatu perbedaan yang besar antara caring dan curing. Berdasarkan hasil survey kepuasan pasien yang dilakukan oleh Depkes RI pada beberapa rumah sakit di Jakarta, menunjukkan bahwa 14% pasien tidak puas terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan, sedangkan petugas dalam memberikan pelayanan umumnya telah baik dimana sikap perawat dalam memberikan pelayanan keperawatan berada di ranking kedua (84 %) dibawah dokter (86 %). Dari data ini menunjukkan bahwa masih ada pasien yang tidak puas terhadap pelayanan keperawatan yang diberikan, dimana salah satu penyebabnya adalah perilaku caring yang diberikan masih kurang memuaskan.
Kenyataan yang dihadapi saat ini adalah bahwa kebanyakan perawat terlibat secara aktif dan memusatkan diri pada fenomena medik seperti cara diagnostik dan cara pengobatan. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi medik, memaksa perawat memberikan perhatian lebih pada tugas-tugas cure daripada care. Dalam praktek keperawatan beberapa perawat mengatakan bahwa mereka tidak mempunyai waktu untuk mendengarkan pasien, memberi dukungan, kenyamanan dan tindakan caring lainnya. Hal ini disebabkan karena tanggung jawab perawat pada dokter yaitu mengerjakan tugas-tugas dokter. Suatu klise yang saat ini berkembang di masyarakat bahwa perawat dalam tindakannya keras, tanpa perasaan, terlalu birokratis dan juga sebagai pembantu dokter. Semua ini merupakan benang merah yang dapat dihilangkan oleh perawat sebagai jumlah terbesar dalam profesi kesehatan apabila perawat memahami secara tepat arti caring
Pemecahan yang dianjurkan adalah perawat harus memiliki pengetahuan tentang respon manusia terhadap sehat, sakit, keterbatasanya dan ketermapilan praktek professional. Perawat dituntut memiliki pengetahuan tentang manusia, aspek tumbuh kembang, respon terhadap lingkungan yang terus berubah, keterbatasan dan kekuatan serta kebutuhan-kebutuhan manusia. Selain itu juga keahlian menggunakan proses keperawatan dalam praktek keperawatan untuk menerapkan caring. Apabila perawat ingin menempatkan caring sebagai inti dalam praktek keperawatan maka perawat harus berjuang secara terus menerus, mengajarkan dan mensosialisasikan konsep caring dalam praktek keperawatan/pelatihan kesehatan kepada semua masyarakat

Kode File : K041
File proosal skripsi ini meliputi :
a. Bab I – III (pendahuluan – metpen) lengkap
b. Daftar Pustaka
c. Instrumen, dll

Bentuk file : Ms.Word
Donasi : Rp. 25.000,-

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silakan order/tinggalkan pesan dan email, kami akan kirimkan email file pesanan anda (SMS ke 086755605984)