Rabu, 08 Juni 2011

JUDUL SKRIPSI JURUSAN KESEHATAN

(Kebidanan, Kedokteran, Keperawatan, Kesehatan Masyarakat) :
Lihat isi ringkasan :  klik pada judul

K251     Gambaran Tingkat Kecemasan Keluarga pada Klien dengan Gagal Jantung di Ruang Jantung RS XX

K252     Tingkat Pengetahuan Ibu Pekerja Yang Menyusui tentang ASI Perasan di Bidan Praktek Swasta XX

K253     Tingkat Pengetahuan Wanita Usia Subur Akseptor KB tentang alat kontrasepsi di RW I Kelurahan XX

K254     Tingkat Pengetahuan Primigravida Tentang Perubahan Fisik Yang Terjadi Selama Kehamilan Di Bidan Praktek Swasta XX

K255     Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Alat Kontrasepsi IUD Di Wilayah RW 05 Kelurahan XX

K256     Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Nifas dalam Perawatan Payudara Masa Nifas di Bidan Praktek Swasta XX

K257     Gambaran Pengetahuan Dan Perilaku Ibu Post Partum Normal Hari 1-7 Tentang Mobilisasi Dini di Desa XX

K258     Pengetahuan Primigravida Tentang Perawatan Bayi Pada Bulan Pertama di Polindes XX

K259     Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Menyusui Tentang ASI Dan Pemberian ASI Eksklusif Di Bidan Praktek Swasta XX

K260     Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Sikap Ibu Tentang Pemberian Imunisasi Pada Bayi (0 – 11 bulan) Di Desa XX

K261     Hubungan Antara Status Gizi Dengan Kejadian Diare Pada Balita Usia 1-5 Tahun Di Pustu XX

K262     Sindrom Klimakterium Pada Wanita Pramenopause Di Desa XX

K263     Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Ibu Tentang Diare Pada Bayi Usia 0-12 Bulan Di Desa XX

K264     Tingkat Pengetahuan Ibu Balita Tentang KMS Di Desa XX

K265     Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Tanda-Tanda Persalinan di BPS XX

K266     Hubungan antara Pengetahuan Ibu Tentang Gizi dan Konsumsi Zat Gizi terhadap Status Gizi Balita Di Wilayah Puskesmas XX

K267     Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Pemantauan Pertubuhan Di Posyandu Dengan Pertumbuhan Balita Usia 0-60 Bulan di Desa XX

K268     Hubungan Pengetahuan Dengan Kecemasan Suami Tentang Berhubungan Seks Selama Kehamilan di BPS XX

K269     Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang Perawatan Luka Post Seksio Sesarea di Ruang Nifas RS XX

K270     Perbedaan Frekuensi Kejadian Spoting Pada Akseptor Baru Dan Lama KB Suntik DMPA Di BPS XX

K271     Kajian Peran Bidan di Desa dalam Upaya Penanganan Anemia Ibu Hami di Kecamatan XX

K272     Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Tentang Sindrom Premenstruasi Di SMA XX

K273     Tingkat Kecemasan Ibu Dalam Menghadapi Sectio Caesaria di Rumah Sakit XX

K274     Hubungan Perawatan Payudara Dengan Keluarnya Air Susu Ibu (ASI) Di Polindes XX

K275     Hubungan Pengetahuan Wanita Usia Subur Tentang Osteoporosis dengan Sikap Dalam Pencegahan Osteoporosi Di RW I Dusun Dermo Desa XX

K276     Hubungan antara tingkat pengetahuan tentang seksualitas remaja dengan sikap remaja terhadap free sex pada siswa-siswa SMU XX

K277     Perbedaan percepatan kesembuhan luka perineum antara perawatan menggunakan dan tanpa kompres antiseptik (Povidone-Iodine)

K278     Hubungan antara karakteristik ibu nifas dan budaya makan dengan percepatan kesembuhan luka perineum pada masa nifas

K279     Preferensi Ibu Terhadap Makanan Pendamping Air Susu Ibu di Posyandu Dahlia Desa XX

K280     Hubungan Antara Pengetahuan Dengan Sikap Lansia Terhadap Menopause di Posyandu Lansia Desa XX

K281     Faktor-faktor yang Menyebabkan Droup Out Kunjungan Balita Di Posyandu Setelah Imunisasi Lengkap Di Desa XX

K282     Tingkat Pengetahuan Ibu tentang Perawatan Tali Pusat pada Bayi Baru Lahir di Bidan Praktek Swasta PT XX

K283     Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Pertumbuhan dan Perkembangan Bayi Usia 0-12 Bulan di Puskesmas PT XX

K284     Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Kapsul Iodium Di Polindes XX

K285     Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Sikap Ibu Tentang Penanganan Ikterus Neonatorum Fisiologis di Bidan Praktek Swasta XX

K286     Pengaruh Pemberian Terapi Birth Ball Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Ibu Inpartu Kala I Fase Aktif di Polindes XX

K287     Gambaran Tingkat Pendidikan, Pengetahuan dan Sikap Bidan Tentang Inisiasi Menyusu Dini di Puskesmas XX

K288     Pengaruh Makanan Kecil Pada Pagi Hari Terhadap Morning Sickness Pada Ibu Hamil Trimester Pertama di Polindes XX

K289     Tingkat pengetahuan ibu balita tentang deteksi dini autisme di BPS XX.

K290     Pengaruh Faktor Predisposisi Pasangan Usia Subur Terhadap Pemilihan Dan Penggunaan Kontrasepsi Hormonal.

K291     Faktor-faktor kecenderungan ibu dalam memilih kontrasepsi IUD (intra uterine device) di desa XX

K292     Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang ASI eksklusif dengan Ketepatan Pemberian MP-ASI di desa XX

K293     Hubungan pengetahuan dengan sikap tentang kejadian spotting pada akseptor KB suntik di Pustu XX

K294     Gambaran tingkat pengetahuan ibu primigravida tentang hyperemesis gravidarum di Bidan Praktek Swasta XX

K295     Gambaran tingkat pengetahuan ibu nifas tentang perawatan payudara masa nifas di Bidan Praktek Swasta XX

K296     Pengaruh KIE Tentang KB Terhadap Pemilihan Alat Kontrasepsi Yang Tepat Pada Akseptor KB

K297     Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil tentang ANC dengan Keteraturan ANC di BPS XX

K298     Hubungan Status Gizi dengan Pencapaian Motorik Milestone Anak Umur 3-18 Bulan Di Wilayah Kerja Posyandu Melati Desa XX

K299     Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan dengan Sikap Akseptor KB Suntik tentang Efek Penambahan Berat Badan di BPS XX

K300     Tingkat Pengetahuan Siswa SMA Tentang Aborsi di SMA Negeri XX

K301     Hubungan Pengetahuan dengan Sikap Remaja tentang Aborsi di SMA XX

K302     Gambaran Tingkat Kecemasan Ibu Bersalin Fisiologi Primigravida di BPS. XX

K303     Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Ikterus Neonatorum Di Bidan Praktek Swasta XX

K304     Pengaruh Penyuluhan Memandikan Bayi Terhadap Cara Ibu Dalam Memandikan Bayinya Di Desa XX

K305     Tingkat Pengetahuan Pasangan Usia Subur Tentang Kontrasepsi Alamiah Kalender Di BPS XX

K306     Identifikasi Determinan Faktor Ibu Yang Berhubungan Dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di Rumah Sakit Bersalin XX

K307     Tingkat Pengetahuan Wanita Usia Subur Tentang SADARI dalam Upaya Deteksi Dini Tumor Payudara di Desa XX

K308     Gambaran Tingkat Pendidikan, Pengetahuan dan Sikap Ibu tentang Pertumbuhan dan Perkembangan Balita di Wilayah Polindes XX

K309     Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Sikap Ibu Bersalin Ke Dukun Bayi Di Dusun XX

K310     Hubungan Antara Pengetahuan Dengan Sikap Bidan terhadap Program Jaminan Persalinan di wilayah kerja Puskesmas XX

K311     Gambaran faktor pekerjaan, penghasilan, usia, pendidikan dan pengetahuan tentang metode IUD pada Akseptor Non IUD yang mempengaruhi rendahnya cakupan KB IUD di Desa XX

K312     Gambaran Pertumbuhan Balita Berdasarkan Keaktifan Ibu Ke Posyandu di Desa XX

K313     Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Posyandu Dengan Cakupan Kunjungan Balita Di Posyandu Desa XX

K314     Hubungan Tingkat Kecemasan Ibu Post Partum Primipara dengan Kelancaran Pengeluaran ASI di Ruang Nifas RS XX

K315     Perbedaan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Preoperasi Sebelum Dan Sesudah Diberikan Terapi Musik Di Bangsal Bedah RS XX

K316     Hubungan Tingkat Pengetahuan Klien Tentang Penyakit Katarak Dengan Perilaku Mencari Pertolongan Pengobatan Di Poli Mata RS XX

K317     Hubungan antara Personal Hygiene dengan Penyakit Kulit di SDN XX

K318     Pengaruh Tingkat Kejenuhan Kejenuhan Kerja Shift Malam Terhadap Ambang Stres Perawat di Ruang ICU Rumah Sakit

R004     Status Gizi dalam Hubungannya dengan Kemampuan Melakukan Activity Daily Living pada Lanjut Usia di Unit Pelaksana Teknis Pelayanan Sosial Lanjut Usia Kabupaten XX

K319     Pengaruh Terapi Massage Plexus Sacralis terhadap Penurunan Tingkat Nyeri pada Pasien Postpartum Normal di Ruang Nifas RS XX

K320     Pengaruh BINROH (Bimbingan Rohani) Terhadap Motivasi Kesembuhan Pasien Rawat Inap di RS XX

K321     Pengaruh Minyak Kayu Putih Terhadap Stimulasi Bising Usus Pada Pasien Post Operasi Menggunakan Lumbal Anestesi di RS XX

K322     Hubungan Peran Suami dengan Tingkat Kecemasan Ibu Primigravida trimester III dalam Menghadapi Persalinan di UPTD Puskesmas XX

 

E010      Hubungan Antara Kelentukan Otot Punggung, Kekuatan Otot Perut Dan Persepsi Kinestetik Dengan Kemampuan Menyundul Bola Ke Gawang Dalam Permainan Sepakbola Pada Siswa Putra Kelas VII SMPN XX

E011      Hubungan Tingkat Kesulitan Belajar Dengan Hasil Belajar Mata Kuliah Biologi Reproduksi Mahasiswa Akademi Kebidanan XX

J010      Hubungan Antara Perilaku Diet, Aktivitas Dan Spiritual Ibu Dengan Nilai Tekanan Darah di Puskesmas XX

J011      Hubungan Merokok dengan Kejadian Penyakit TBC di Kecamatan XX

 

Tingkat Pengetahuan Siswa SMA Tentang Aborsi di SMA Negeri XX

Aborsi merupakan masalah kesehatan masyarakat karena memberikan dampak kesakitan dan kematian ibu, tetapi kenyataannya terdapat 23 juta perempuan melakukan aborsi. Data WHO menyebutkan bahwa 15 – 50% kematian ibu disebabkan oleh pengguguran kandungan yang tidak aman. Dari 20 juta pengguguran kandungan yang tidak aman yang dilakukan tiap tahun, bahwa masih tingginya kematian wanita akibat pengguguran kandungan yang tidak aman. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui tingkat pengetahuan SMA Negeri XX tentang Aborsi pada tingkat tahu dan paham.

Jenis penelitian ini adalah deskriptif, jumlah sampel yang digunakan adalah sebanyak 50 siswi dari jumlah populasi sebanyak 250 siswi diambil secara simpel rando, sampling dengan diundi setiap kelas. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri XX tanggal 5 sampai 11 September 2009.

Berdasarkan analisa deskriptif diperoleh hasil bahwa tingkat pengetahuan siswi SMA tentang aborsi pada tingkat tahu sebagian besar baik (66%). Demikian juga pada tingkat paham memiliki tingkat pengetahuan baik (48%).

Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa ternyata pengetahuan siswi SMA Negeri XX tentang aborsi rata-rata adalah baik. Hal ini dikarenakan pengetahuan seseorang kemungkinan dipengaruhi oleh faktor usia dan pendidikan orang tua. Saran yang dapat diberikan adalah agar pendidikan tentang kesehatan reproduksi lebih ditingkatkan dan juga keterbukaan dalam proses pendidikan seks sebaiknya dimulai dari keluarga. Karena keluarga adalah sarana sosialisasi paling utama sebelum siswi bersosialisasi dengan dunia luar.

 

 

 

 

 

Kode file : K300

File skripsi ini meliputi :

-          Bagian depan (daftar isi, dll)

-          Bab 1 – 5 lengkap (pendahuluan s/d penutup)

-          Daftar Pustaka

-          Lampiran2 (Kuesioner, dll)

 

Bentuk file : Ms.word

Charge : Rp. 70.000,-


Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan dengan Sikap Akseptor KB Suntik tentang Efek Penambahan Berat Badan di BPS XX

     Setiap metode kontrasepsi mempunyai kelebihan dan kekurangan. Pemberian kontrasepsi suntikan sering menimbulkan gangguan haid (amenorea). Gangguan haid ini biasanya bersifat sementara dan sedikit sekali mengganggu kesehatan. Selain itu juga dapat terjadi efek samping seperti mual, sakit kepala, muntah, spotting (perdarahan bercak), nyeri payudara serta penambahan berat badan. Namun efek-efek samping ini jarang terjadi, tidak berbahaya dan cepat hilang. Dari studi pendahuluan yang dilakukan dengan cara wawancara di BPS XX, dari 34 akseptor KB suntik yang ditemui, 26 orang mengatakan mengalami penambahan berat badan. Karena penambahan berat badan yang terus menerus dan kurangnya pengetahuan ibu akan efek samping pada setiap metode KB maka seringkali ibu merasa khawatir dan mengatakan akan memilih metode kontrasepsi yang lain. Apabila ibu dengan pengetahuan yang kurang, maka tidak jarang ibu akan tetap memilih KB yang tidak tepat.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara pengetahuan dengan sikap akseptor KB suntik tentang efek penambahan berat badan.

Penelitian ini menggunakan disain Analitik Korelasi yang bertujuan menganalisa hubungan 2 variabel yaitu variabel pengetahuan Akseptor KB suntik dan variabel sikap Akseptor tentang efek penambahan berat badan. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah semua Akseptor KB suntik per tahun yang berjumlah 102 orang , tekhnik sampling yang digunakan adalah quota sampling, sampel yang digunakan sebanyak 31 orang. Tempat penelitian ini adalah BPS XX.

   Hasil penelitian menunjukkan, dari 31 Akseptor paling banyak memiliki pengetahuan baik bersikap positif sebanyak 13 orang sedangkan yang berpengetahuan cukup baik bersikap positif adalah sebanyak 7 orang. Dan setelah dilakukan uji statistik Chi-Square maka didapatkan = 0,0001. Nilai tersebut kurang dari 0,05 sehingga H ditolak dan H diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan sikap Akseptor KB suntik tentang efek penambahan berat badan.

 

 

 

 

 

Kode file : K299

File skripsi ini meliputi :

-          Bagian depan (daftar isi, dll)

-          Bab 1 – 5 lengkap (pendahuluan s/d penutup)

-          Daftar Pustaka

-          Lampiran2 (Kuesioner, dll)

 

Bentuk file : Ms.word

Charge : Rp. 70.000,-


Hubungan Status Gizi dengan Pencapaian Motorik Milestone Anak Umur 3-18 Bulan Di Wilayah Kerja Posyandu Melati Desa XX

Periode yang sangat penting dalam tumbuh dan kembang anak adalah masa balita karena pada masa ini merupakan pertumbuhan dasar yang akan mempengaruhi dan menentukan perkembangan anak selanjutnya. Menurut hasil survei yang dilakukan World Vision dan AKZI Surabaya terhadap 652 balita menunjukkan bahwa 79,1% tingkat asupan energinya kurang dan hanya 20,9% yang tingkat asupan energinya tergolong cukup. Sedangkan tingkat asupan proteinnya 59,6% tergolong cukup dan 40,0% kurang. KEP sebagai salah satu masalah gizi utama yang terjadi pada balita sangat berpengaruh pada proses tumbuh dan kembang anak (Husaini, dkk. 2003). Bila keadaan tersebut tidak segera diperbaiki tentunya akan berpengaruh pada status gizi dan perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah hubungan antara status gizi dengan pencapaian motorik milestone anak umur 3-18 bulan.

Penelitian ini menggunakan disain Analitik Korelasi yang bertujuan menganalisa hubungan 2 variabel yaitu variabel status gizi dan variabel pencapaian motorik milestone. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah semua anak umur 3-18 bulan yang memenuhi persyaratan kriteria inklusi yang berjumlah 20 orang anak dan dengan menggunakan total populasi sampling, sampel yang digunakan sebanyak 20 orang anak.

Berdasarkan hasil uji statistik Corelation Spearman Rank diperoleh nilai rho hitung = 0,627068, rho tabel dengan taraf kesalahan 5% = 0,450 dan rho tabel dengan taraf kesalahan 1% = 0,591. perhitungan ini menunjukkan bahwa nilai rho hitung > nilai rho tabel baik untuk taraf kesalahan 5% maupun taraf kesalahan 1%. Dengan demikian penelitian ini menerima H1 yang membuktikan bahwa terdapat korelasi yang signifikan antara Hubungan Status Gizi dengan Pencapaian Motorik Milestone Anak Umur 3-18 Bulan

 

 

 

 

 

Kode file : K298

File skripsi ini meliputi :

-          Bagian depan (daftar isi, dll)

-          Bab 1 – 5 lengkap (pendahuluan s/d penutup)

-          Daftar Pustaka

-          Lampiran2 (Kuesioner, dll)

 

Bentuk file : Ms.word

Charge : Rp. 70.000,-


Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil tentang ANC dengan Keteraturan ANC di BPS XX

Menurut survey SDKI tahun 2002/2003 angka kematian ibu mencapai 307/100.000 kelahiran hidup. Di Jawa Timur tahun 2004 angka kematian ibu mencapai 69/100.000 kelahiran hidup. Hal ini menunjukkan masih tingginya angka kematian ibu hamil. ANC merupakan salah satu usaha untuk memantau kesejahteraan ibu dan janin selama kehamilan. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu hamil tentang ANC dengan keteraturan ANC.

Jenis penelitian ini adalah analitik dengan desain penelitian cross sectional, penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 25 Juli sampai 30 Agustus 2009 di BPS XX dengan jumlah sampel 33 responden, pengambilan sampelnya secara accidental sampling, sebagai variabel bebas adalah tingkat pengetahuan dan sebagai variabel terikat  adalah keteraturan ANC.

Berdasarkan hasil penelitian didapatkan data bahwa tingkat pengetahuan ibu hamil tentang ANC pada tingkat tahu sebagian besar cukup baik dan pada tingkat paham sebagian besar cukup baik. Dari uji statistik chi-squere dapat diketahui bahwa terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan ibu hamil tentang ANC dengan keteraturan ANC pada tingkat tahu dan tingkat paham.

 

 

 

 

 

Kode file : K297

File skripsi ini meliputi :

-          Bagian depan (daftar isi, dll)

-          Bab 1 – 5 lengkap (pendahuluan s/d penutup)

-          Daftar Pustaka

-          Lampiran2 (Kuesioner, dll)

 

Bentuk file : Ms.word

Charge : Rp. 50.000,-


Pengaruh KIE Tentang KB Terhadap Pemilihan Alat Kontrasepsi Yang Tepat Pada Akseptor KB

Komunikasi, edukasi, informasi, dan konseling merupakan empat titik awal hubungan antara penderita dan memberi layanan kesehatan, termasuk dokter.untuk mendeskripsikan status p konseling keluarga emakaian alat kontrasepsi berencana, kejelasan materi KIE, sumber informasi KIE dan kepuasan pelayanan kesehatan. KIE meliputi konseling, kejelasan materi KIE, kejelasan materi KIE, sumber informasi, kejelasan materi KIE dan pelayanan kontrasepsi.

Pengaruh KIE tentang KB terhadap pemilihan alat kontrasepsi yang tepat menjadi problematika dalam kehidupan wanita. Pemilihan alat kontrasepsi yang tepat penting untuk dikaji karena apabila mengalami kesalahan dalam pemilihan alat kontrasepsi akan menyebabkan ketidakefektifan dalam memakai KB. Pemilihan kontrasepsi disesuaikan dengan beberapa penapisan . Sedangkan menurut BKKBN  Provinsi Jawa Timur, diperoleh data sebagai berikut : IUD 17%, MOW 3,9 %, MOP 0,3%, Kondom 3,6%, Implant 7,2%, Suntik 55%, Pil 12,5%. Data tersebut smenandakan bahwa banyak akseptor KB yang menggunakan alat kontrasepsi hormonal sehingga terjadi ketidakseimbangan antara penggunaan alat kontrasepsi non hormonal dan hormonal.

Jenis penelitian ini adalah analitik. Populasi dalam penelitian adalah akseptor KB Implant, KB IUD, KB Suntik, Pil KB di wilayah BPS Anik Basuki kecamatan Pakis Kabupaten Malang sebanyak 60 orang selama bulan Januari 2011. Sampel penelitian ini sejumlah 30 orang. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan di BPS XX yang dilakukan terhadap 10 orang akseptor KB Implant, IUD, Suntik, Pil yang dalam pemilihan kontrasepsi yang kurang tepat.penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan pemilihan alat kontrasepsi yang tepat, diharapkan akseptor KB bisa memilih alat kontrasepsi yang tepat.

 

 

 

 

 

Kode file : K296

File proposal skripsi ini meliputi :

-          Bagian depan (daftar isi, dll)

-          Bab 1 – 3 lengkap (pendahuluan s/d metpen)

-          Daftar Pustaka

-          Lampiran2 (Kuesioner, dll)

 

Bentuk file : Ms.word

Charge : Rp. 50.000,-


Selasa, 07 Juni 2011

Gambaran tingkat pengetahuan ibu nifas tentang perawatan payudara masa nifas di Bidan Praktek Swasta XX

            Gerakan Nasional peningkatan air susu ibu (ASI) merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak. Survey Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) menunjukkan bahwa hampir semua bayi (96,3%) di Indonesia pernah mendapat ASI. Pola pemberian ASI adalah 41% ibu memberikan ASI pada hari pertama, 18% memberikan pada hari kedua, 41% sisanya memberikan ASI setelah hari kedua. Tidak diberikannya ASI pada hari kedua dikarenakan ASI belum keluar dan puting susu yang masuk kedalam yang diakibatkan karena kurangnya pengetahuan ibu tentang perawatan payudara pada saat hamil. Oleh karena belum keluarnya ASI dan tidak lancarnya produksi ASI setelah melahirkan maka diperlukan sekali perawatan payudara pada masa nifas.

Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Pada penelitian ini, yang diteliti adalah sebagian ibu nifas di Bidan Praktek Swasta XX. Teknik pengambilan sampelnya adalah accidental sampling.

Dari hasil penelitian didapatkan tingkat pengetahuan ibu nifas di Bidan Praktek Swasta XX tentang perawatan payudara pada masa nifas pada tingkat tahu adalah cukup baik. Dan tingkat pengetahuan ibu nifas tentang perawatan payudara pada masa nifas pada tingkat paham  adalah cukup baik.

      Kesimpulan yang dapat ditarik dari tingkat pengetahuan ibu nifas di Bidan Praktek Swasta XX tentang perawatan payudara pada masa nifas adalah lebih dipengaruhi oleh faktor pendidikan dan usia. Sebagai tenaga kesehatan yang profesional, maka diharapkan Bidan dapat meningkatkan kesadaran dan kemauan ibu nifas untuk melakukan perawatan payudara dengan cara memberikan penyuluhan pada saat datang periksa kehamilan sehingga setelah melahirkan ASI dapat langsung diberikan, dan laktasi dapat berjalan dengan lancar serta ASI dapat dapat diberikan secara maksimal.

 

 

 

 

 

Kode file : K295

File skripsi ini meliputi :

-          Bagian depan (daftar isi, dll)

-          Bab 1 – 5 lengkap (pendahuluan s/d penutup)

-          Daftar Pustaka

 

Bentuk file : Ms.word

Charge : Rp. 30.000,-