Jumat, 24 Juni 2011

Identifikasi Determinan Faktor Ibu Yang Berhubungan Dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di Rumah Sakit Bersalin XX

Periode segera setelah lahir merupakan awal kehidupan yang tidak menyenangkan bagi bayi. Hal tersebut disebabkan oleh lingkungan kehidupan sebelumnya (intra uterine) dengan lingkungan kehidupan sekarang (ekstra uterine) yang sangat berbeda dimana bayi memerlukan proses penyesuaian kehidupan. Bagaimanapun beratnya proses adaptasi lingkungan yang dihadapi bayi, umumnya bayi yang dilahirkan dalam kondisi normal dapat melewati masa tersebut dengan baik. Sebaliknya, bagi bayi yang lahir disertai penyulit atau komplikasi seperti pada bayi yang lahir dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) tentunya proses adaptasi kehidupan tersebut menjadi lebih sulit untuk dilaluinya. Bahkan, sering kali menjadi pemicu timbulnya komplikasi lain yang menyebabkan bayi tersebut tidak mampu melanjutkan kehidupannya (meninggal). Jumlah bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) atau Low Birth Weight Baby (LBWB) merupakan penentu utama angka mortalitas neonatus dan bersama dengan anomaly kongenital yang mematikan (misalnya: jantung, sistem syaraf  pusat dan pernafasan), angka mortalitas bayi secara nyata berperan pada morbiditas pada masa kanak-kanak. Angka BBLR secara langsung terkait dengan varian angka mortalitas bayi di berbagai negara. 

 

 

Kode file : K306

File skripsi ini meliputi :

-          Sampul

-          Bab 1 – 5 lengkap (pendahuluan s/d penutup)

-          Daftar pustaka

 

Bentuk file : Ms.Word

Charge : Rp. 50.000,-


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan order/tinggalkan pesan dan email, kami akan kirimkan email file pesanan anda (SMS ke 086755605984)