Jumat, 13 Januari 2012

Hubungan antara kompensasi dengan semangat kerja karyawan pada PTP Nusantara XII (Persero)

Upah Minimum Regional (UMR) adalah suatu standar minimum yang
digunakan oleh para pengusaha atau pelaku industri untuk memberikan
upah kepada pegawai, karyawan atau buruh di dalam lingkungan usaha
atau kerjanya. Penetapan upah dilaksanakan setiap tahun melalui proses
yang panjang. Mula-mula Dewan Pengupahan Daerah (DPD) yang terdiri
dari birokrat, akademisi, buruh dan pengusaha mengadakan rapat,
membentuk tim survei dan turun ke lapangan mencari tahu harga sejumlah
kebutuhan yang dibutuhkan oleh pegawai, karyawan dan buruh. Setelah
survei di sejumlah kota dalam propinsi tersebut yang dianggap
representatif, diperoleh angka Kebutuhan Hidup Layak (KHL) - dulu
disebut Kebutuhan Hidup Minimum (KHM). Berdasarkan KHL, DPD
mengusulkan upah minimum regional (UMR) kepada Gubernur untuk
disahkan.
Semangat kerja merupakan hal yang sangat penting dalam setiap usaha
kerjasama sekelompok orang dalam suatu organisasi, semangat kerja yang
tinggi akan menghasilkan produktivitas kerja yang tinggi dan akan
mempermudah perusahaan dalam pencapaian tujuan yang telah ditetapkan.
Suatu usaha tidak akan mengalami kemajuan tanpa adanya semangat kerja
yang tinggi, semangat kerja yang tinggi akan memberikan dampak positif
bagi perusahaan, sebaliknya semangat kerja yang rendah akan merugikan
perusahaan seperti tingkat absensi yang tinggi, perpindahan karyawan,
dan produktivitas yang rendah.
Pada penelitian ini, penulis memilih PTP Nusantara XII (Persero)
sebagai daerah penelitian yang didasarkan pada judul penelitian dan
teori-teori yang mendukung mengenai kompensasi serta adanya
pelaksanaan pemberian kompensasi yang diterapkan oleh PTP Nusantara
XII (Persero) Unit Usaha Strategik yang meliputi gaji, upah insentif,
dan bonus. Kriteria tersebut adalah faktor-faktor yang erat
hubungannya dengan semangat kerja karyawan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif
antara kompensasi dengan semangat kerja karyawan tetap pada PTP
Nusantara XII (Persero), terbukti melalui hasil perhitungan korelasi
rank spearman dimana rs sebesar 0,608 yang berada dalam interval 0,600
- 0,799. Perhitungan tersebut menunjukkan korelasi positif dimana
semakin baik kompensasi yang diberikan oleh perusahaan kepada
karyawan, semangat kerja karyawan akan semakin meningkat. Hasil
perhitungan korelasi rank spearman diperkuat dengan uji t yang
diperoleh hasil sebesar 4,049 sedangkan tabel df N-2 dengan tingkat
signifikansi α=5% untuk uji tes dua pihak menunjukkan 2,043 yang
berarti t hitung > t tabel. Kesimpulan dari hasil perhitungan tersebut
adalah Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti terdapat hubungan yang
signifikan antara kompensasi dengan semangat kerja karyawan tetap pada
PTP Nusantara XII (Persero). Berdasarkan hasil tanggapan responden
yang diperoleh dalam penelitian, maka dapat diketahui bahwa kompensasi
yang diberikan oleh perusahaan telah dilaksanakan dengan baik,
sehingga semangat kerja karyawan meningkat. Kebijakan tersebut
hendaknya dipertahankan oleh perusahaan agar semangat kerja para
karyawan tetap tinggi, sehingga tujuan kedua belah pihak, baik
perusahaan maupun karyawan dapat tercapai dengan baik.


Kode file : F077
File skripsi ini meliputi :
- Daftar isi dll
- Bab 1 - 5 lengkap (pendahuluan s/d penutup)
- Daftar pustaka

Bentuk file : Ms.Word
Charge (Biaya) : Rp. 20.000,-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan order/tinggalkan pesan dan email, kami akan kirimkan email file pesanan anda (SMS ke 086755605984)