Senin, 30 Januari 2012

Analisis Network Planning Dengan CPM (Critical Path Methode) Dalam Rangka Efisiensi Waktu Dan Biaya Proyek Pembangunan Jalan Segitiga Ujung Batu

Proyek merupakan kegiatan sementara yang berlangsung dalam jangka
waktu terbatas, dengan alokasi sumberdaya tertentu dan bertujuan untuk
melaksanakan tugas yang sasarannya telah digariskan dengan jelas.
Kegiatan proyek dalam proses mencapai hasil akhirnya dibatasi oleh
waktu dan biaya. Berbeda dengan kegiatan operasional, proyek sifatnya
dinamis, tidak rutin, multi kegiatan dengan intensitas yang
berubah-ubah, serta memiliki siklus yang pendek. Pelaksanaan proyek
dalam organisasi pada umumnya dilakukan untuk mencapai tujuan khusus,
aktivitasnya ditentukan dengan jelas kapan dimulai dan kapan berakhir,
serta adanya pembatasan dana untuk menjalankan aktivitas proyek
tersebut.
Manajemen proyek adalah perencanaan, pengkoordinasian, dan pengawasan
secara teliti menyangkut berbagai macam kegiatan. Manajemen proyek
merupakan suatu cabang khusus dalam manajemen. Bidang ini tumbuh dan
berkembang karena adanya kebutuhan dalam dunia industri modern untuk
mengkoordinasi dan mengendalikan berbagai kegiatan yang kian kompleks.
Dalam hal ini manajemen proyek bukanlah satu-satunya contoh
ketrampilan yang diciptakan untuk menghadapi tantangan yang
diakibatkan oleh perkembangan kegiatan industri. Cara mempertahankan
kelangsungan hidup dengan melakukan spesialisasi sesungguhnya bukanlah
suatu cara yang khas dalam dunia industri.
Manajemen proyek mempunyai tahapan-tahapan yaitu perencanaan,
penjadualan, dan pengawasan. Manajemen proyek tidak dapat melaksanakan
kegiatan proyek sebelum diadakannya perundingan atau kontrak kerja
yang merupakan kegiatan yang terjadi diantara pemberi perintah dan
pelaksana proyek sehingga ada kesepakatan antara dua belah pihak.
Dengan adanya kontrak kerja maka pelaksanaan proyek dapat segera
dilaksanakan. Tujuan manajemen proyek adalah melakukan tugas dengan
sebaik-baiknya sesuai dengan waktu dan biaya yang telah ditetapkan
agar penyelesaian proyek tepat sasaran. Untuk keperluan ini, manajemen
proyek dapat menerapkan analisis Network. Analisis Network dapat
membantu dalam menyusun perencanaan penyelesaian proyek dengan waktu
dan biaya yang paling efisien. Disamping itu, Network dengan metode
Critical Path Methode (CPM) dan Program Evaluation Review and
Technique (PERT) juga dapat dipergunakan sebagai alat pengawasan yang
cukup baik untuk penyelesaian proyek.
CPM adalah metode yang berorientasi pada waktu yang mengarah pada
penentuan jadwal dan estimasi waktunya bersifat diterministik/pasti.
Sedangkan PERT adalah metode yang berorientasi pada waktu yang
mengarah pada penentuan jadwal dan waktunya bersifat
probabilistik/kemungkinan. Dalam penelitian ini digunakan metode CPM.
Alat ini diharapkan dapat dipakai untuk mengontrol koordinasi berbagai
kegiatan dalam suatu pekerjaan sehingga proyek dapat diselesaikan
dalam jangka waktu yang tepat juga dapat membantu perusahaan dalam
mengadakan perencanaan dan pengendalian proyek dengan waktu dan biaya
yang lebih efisien.


Kode file : F086
File skripsi ini meliputi :
- Bab 1 – 5 lengkap (pendahuluan s/d penutup)
- Daftar pustaka

Bentuk file : Ms.Word
Charge (Biaya) : Rp. 30.000,-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan order/tinggalkan pesan dan email, kami akan kirimkan email file pesanan anda (SMS ke 086755605984)