Senin, 26 Desember 2011

Hubungan Antara Pantangan Ibu Nifas Dengan Kecepatan Penyembuhan Luka Perineum

Masa nifas merupakan masa kritis dalam kehidupan ibu dan bayi karena
60% kematian ibu terjadi segera setelah kelahiran dan kematian
tersebut terjadi dalam 24 jam pertama setelah persalinan. Untuk
menghindari berbagai bahaya tersebut ibu sering melakukan upaya
pencegahan dan penanganan yang telah berlangsung secara turun temurun,
misalnya berpantang terhadap makan telor, ikan, daging, tidak mandi
selama 40 hari, tidak bekerja atau beraktivitas, dan sebagainya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pantangan
ibu nifas dengan kecepatan penyembuhan luka perineum.
Penelitian ini menggunakan desain studi korelasi dengan jumlah sampel
sebanyak 30 orang. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner.
Pengumpulan data dilakukan pada bulan Juni – Agustus 2010. Data
dianalisa menggunakan model analisis regresi linier sederhana dengan
uji t-test pada taraf kesalahan 5%.
Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa terdapat hubungan yang
signifikan antara pantangan ibu nifas dengan kecepatan penyembuhan
luka perineum dengan nilai t hitung = 4,784. Kecepatan penyembuhan
luka perineum dipengaruhi oleh pantangan ibu nifas sebesar 45%.
Sedangkan 55% selebihnya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak
diteliti. Peneliti menyarankan agar Ibu nifas menjaga pola makannya
dengan membatasi makanan pedas, asam atau makanan yang mengandung
alkohol seperti tape, durian karena dapat mempengaruhi penyembuhan
luka perineum.


Kode file : K341
File skripsi ini meliputi :
- Bagian depan (Abstrak, Daftar isi dll)
- Bab 1 – 5 lengkap (pendahuluan s/d penutup)
- Daftar pustaka
- Lampiran2 (kuesioner, tabulasi data, dll)

Bentuk file : Ms.Word
Charge (Biaya) : Rp. 100.000,-

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silakan order/tinggalkan pesan dan email, kami akan kirimkan email file pesanan anda (SMS ke 086755605984)