Senin, 26 Desember 2011

Hubungan Antara Kondisi Pemijatan Selama Kehamilan Dengan Tingkat Kelainan Ibu Saat Melahirkan di Desa XX

Terapi pijat adalah salah satu terapi yang masih digemari ibu hamil
sampai saat ini. Namun tidak semua keluhan atau kondisi ibu bisa
ditangani dengan terapi pijat. Ibu hamil harus menghindari untuk pergi
pijat atau ke tempat perawatan spa jika mengalami beberapa kondisi
tertentu seperti pendarahan, demam, mengeluarkan banyak cairan
(misalnya, keputihan, diare, dan muntah-muntah), pre-eklampsia,
tekanan darah tinggi, atau sedang sakit perut. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kondisi pemijatan selama
kehamilan dengan tingkat kelainan ibu saat melahirkan.
Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan jumlah
sampel sebanyak 30 orang. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner.
Pengumpulan data dilakukan pada bulan Mei sampai dengan Juli 2010.
Data dianalisa menggunakan model regresi linier sederhana.
Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa terdapat hubungan yang
signifikan antara kondisi pemijatan selama kehamilan dengan tingkat
kelainan ibu saat melahirkan dengan nilai t hitung = 8,369. Peneliti
menyarankan agar Ibu hamil hendaknya mengurangi atau bahkan
menghilangkan kebiasaan melakukan pijat kandungan karena semakin
sering ibu melakukan pijat kandungan maka resiko mengalami kelainan
saat melahirkan juga akan semakin besar.


Kode file : K342
File skripsi ini meliputi :
- Bagian depan (Abstrak, Daftar isi dll)
- Bab 1 – 5 lengkap (pendahuluan s/d penutup)
- Daftar pustaka
- Lampiran2 (kuesioner, tabulasi data, dll)

Bentuk file : Ms.Word
Charge (Biaya) : Rp. 70.000,-

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silakan order/tinggalkan pesan dan email, kami akan kirimkan email file pesanan anda (SMS ke 086755605984)