Minggu, 26 Juni 2011

Tingkat Pengetahuan Wanita Usia Subur Tentang SADARI dalam Upaya Deteksi Dini Tumor Payudara di Desa XX

Banyak wanita penderita keganasan payudara baru mengetahui bahwa dirinya menderita tumor payudara saat sudah memasuki stadium lanjut, sebenarnya segala kelainan pada payudara dapat dideteksi sendiri oleh setiap wanita dengan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Berdasarkan study  pendahuluan yang dilakukan pada tanggal 8 – 9 April 2010 di  desa Bandungsekaran kecamatan Balong Panggang Kabupaten Gresik terhadap 30 responden terdapat 70% WUS yang tidak pernah melakukan SADARI dan 30% pernah melakukan SADARI.

Desain penelitian ini  menggunakan desain penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh WUS yang berjumlah 824 orang, sampel yang digunakan 130 orang dari seluruh populasi. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik Cluster Random Sampling, variabel penelitian adalah pengetahuan tentang SADARI dalam upaya Deteksi dini Tumor Payudara alat ukur yang digunakan adalah angket. Pengolahan data dengan rumus Distribusi frekuensi dan di kategorikan baik, cukup baik, kurang baik, dan tidak baik.

Hasil penelitian  ini menunjukkan secara keseluruhan bahwa menurut usia 21 – 25 tahun yang mempunyai pengetahuan baik (84,2%), sedangkan yang berusia 46 – 49 tahun yang mempunyai  pengetahuan tidak baik (20%). Pengetahuan WUS menurut pendidikan tidak tamat SD yang pengetahuannya tidak baik (50%), sedangkan pendidikan PT yang mempunyai pengetahuan baik adalah (100%).

 Kesimpulan dari penelitian  ini adalah bahwa ternyata pengetahuan WUS di desa Bandungsekaran kecamatan Balong Panggang kabupaten Gresik sudah baik terutama yang berpendidikan SMA dan PT. Hal ini dapat terjadi karena pengetahuan dapat dipengaruhi oleh pendidikan. Saran  yang diberikan kepada tenaga kesehatan (khususnya bidan) untuk lebih meningkatkan pelayanan berupa KIE, leaflet atau brosur secara profesional.

 

 

Kode file : K307

File skripsi ini meliputi :

-          Abstraks, Daftar isi dll

-          Bab 1 – 5 lengkap (pendahuluan s/d penutup)

-          Daftar pustaka (24 pustaka, tahun 2004 s/d 2010)

 

Bentuk file : Ms.Word

Charge : Rp. 50.000,-


Jumat, 24 Juni 2011

Identifikasi Determinan Faktor Ibu Yang Berhubungan Dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di Rumah Sakit Bersalin XX

Periode segera setelah lahir merupakan awal kehidupan yang tidak menyenangkan bagi bayi. Hal tersebut disebabkan oleh lingkungan kehidupan sebelumnya (intra uterine) dengan lingkungan kehidupan sekarang (ekstra uterine) yang sangat berbeda dimana bayi memerlukan proses penyesuaian kehidupan. Bagaimanapun beratnya proses adaptasi lingkungan yang dihadapi bayi, umumnya bayi yang dilahirkan dalam kondisi normal dapat melewati masa tersebut dengan baik. Sebaliknya, bagi bayi yang lahir disertai penyulit atau komplikasi seperti pada bayi yang lahir dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) tentunya proses adaptasi kehidupan tersebut menjadi lebih sulit untuk dilaluinya. Bahkan, sering kali menjadi pemicu timbulnya komplikasi lain yang menyebabkan bayi tersebut tidak mampu melanjutkan kehidupannya (meninggal). Jumlah bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) atau Low Birth Weight Baby (LBWB) merupakan penentu utama angka mortalitas neonatus dan bersama dengan anomaly kongenital yang mematikan (misalnya: jantung, sistem syaraf  pusat dan pernafasan), angka mortalitas bayi secara nyata berperan pada morbiditas pada masa kanak-kanak. Angka BBLR secara langsung terkait dengan varian angka mortalitas bayi di berbagai negara. 

 

 

Kode file : K306

File skripsi ini meliputi :

-          Sampul

-          Bab 1 – 5 lengkap (pendahuluan s/d penutup)

-          Daftar pustaka

 

Bentuk file : Ms.Word

Charge : Rp. 50.000,-


Tingkat Pengetahuan Pasangan Usia Subur Tentang Kontrasepsi Alamiah Kalender Di BPS XX

Hasil perkiraan  Badan Pusat Statistik (BPS) di Indonesia krisis ekonomi tahun 2007 menyebabkan  terjadinya kemiskinan meningkat dari 19% menjadi 38,4%. Hal ini merupakan indikator penurunan kualitas sumber daya manusia, daya beli  dan pemenuhan kebutuhan, khususnya pemenuhan keluarga berencana pada pasangan  usia subur tidak sesuai dengan target yaitu hanya 8% dimana target yang ingin dicapai adalah 1,3%. Ini disebabkan karena keterbatasan dana dan alat kontrasepsi, sehingga pemerintah mencanangkan program keluarga berencana alternatif yang paling akhir dipilih, salah satunya kontrasepsi alamiah kalender. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan pasangan usia subur tentang kontrasepsi alamiah kalender pada tingkat tahu dan paham.

Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif sampel yang digunakan sebanyak 25 responden yang diambil dari populasi sebanyak 118 responden dengan cara simple random sampling yang sesuai dengan kriteria inklusi,  kemudian dilakukan  pengambilan sampel dengan cara lotre disetiap RT dan diambil sebanyak 5 orang.   

Hasil penelitian ini  didapatkan bahwa tingkat pengetahuan pada tingkat tahu 44% berpengetahuan kurang baik dan pada tingkat paham 40%  yang mempunyai  pengetahuan tidak baik. Dalam kenyataannya, tidak ada keterkaitan antara pengetahuan pada tingkat tahu dan paham. Karena seseorang yang berpengetahuan kurang baik, maka pemahamannya juga tidak baik atau sebaliknya pemahamannya baik tetapi pengetahuannya cukup baik. Hal ini dapat dipengaruhi oleh pengalaman dan penyuluhan. Oleh sebab itu diharapkan Pasangan Usia Subur dapat meningkatkan pengetahuan tentang kontrasepsi terutama kontrasepsi alamiah kalender dengan menerima penyuluhan dari tenaga kesehatan, memilih kontrasepsi alamiah kalender sebagai kontrasepsi alternatif, serta calon peneliti  selanjutnya lebih mengembangkan hasil penelitian ini dengan menambahkan sampel serta memperbaiki kuesioner dengan uji validitas.  

 

 

Kode file : K305

File skripsi ini meliputi :

-          Daftar isi dll

-          Bab 1 – 5 lengkap (pendahuluan s/d penutup)

-          Daftar pustaka

 

Bentuk file : Ms.Word

Charge : Rp. 50.000,-


Kajian Numerik Analisis Lentur Balok Beton Bertulang Dengan Metode Kompatibilitas Regangan

Dalam perencanakan komponen struktur beton bertulang terhadap kombinasi beban lentur dan aksial, perencanaan yang diawali dari analisis lentur balok beton bertulang berdasarkan pada Tatacara Perhitungan Struktur Beton untuk Bangunan Gedung (SNI 03–2847–2002) di Indonesia menggunakan model tegangan beton ultimit berbentuk persegi ekivalen menurut penelitian Whitney pada tahun 1937. Whitney mengusulkan bentuk kurva tegangan beton persegi ekivalen dan terbukti menghasilkan penyelesaian yang mendekati hasil riset atau eksperimen dan berhasil dengan baik. Pendekatan diperlukan, karena diketahui bahwa perilaku ultimit beton mempunyai distribusi tegangan yang bersifat non-linier, sehingga dengan distribusi tegangan yang bersifat linear cukup kompleks bila dihitung dengan cara manual. Usulan Whitney mudah digunakan baik untuk perencanaan maupun analisis karena berbentuk berupa empat persegi.

Pendekatan dilakukan oleh James G.MacGregor pada tahun 1997, dengan melakukan penelitian serta memaparkan penelitian model persegi oleh Hognestad untuk menentukan distribusi tegangan yang bersifat non-linier atau bagian parabola. Telah dijelaskan bahwa perilaku ultimit beton mempunyai distribusi tegangan yang bersifat non-linier, model yang bersifat non-linier atau parabola adalah bersifat metode yang rumit dan tidak dapat diselesaikan dengan metode analitik maka dapat diselesaikan dengan metode numerik. Dengan adanya system komputerisasi, analisis yang hubungan tegangan-regangan non-linearitas dapat diselesaikan dengan baik menggunakan metode numerik berdasarkan metode kompatibilitas regangan.

Dalam penelitian ini akan bersifat studi literatur yang akan menjelaskan numerik model kurva tegangan-regangan beton, dilanjutkan dengan menyajikan tata cara analisis lentur balok beton bertulang dengan metode kompatibilitas regangan hingga disain, dan mengimplementasikan dalam suatu aplikasi berbasis komputer menggunakan bantuan software. Hasil analisis dan disain dari aplikasi berbasis komputer tersebut akan mendapatkan hasil hitungan analisis momen kapasitas penampang (Mn), dan menentukan selisih analisis beserta disain balok beton bertulang metode perhitungan hasil penelitian model persegi Whitney pada tahun 1937. Maka didapat pemodelan kurva tegangan-regangan yang lebih baik dalam memprediksi kekuatan lentur balok beton bertulang

 

 

Kode file : S021

File skripsi ini meliputi :

-          Daftar isi dll

-          Bab 1 – 5 lengkap (pendahuluan s/d penutup)

-          Daftar pustaka

-          Lampiran2 (analisis, desai program, dll)

 

Bentuk file : PDF

Charge : Rp. 50.000,-


Pengaruh Penyuluhan Memandikan Bayi Terhadap Cara Ibu Dalam Memandikan Bayinya Di Desa XX

Semua ibu pasti menginginkan untuk merawat buah hatinya dan salah satu hal mendasar yang perlu diketahui dalam perawatan bayi adalah tentang memandikan bayi. Umumnya setiap orang tua sudah mengetahui tahap-tahap perawatan yang tepat untuk bayinya, akan tetapi tidak untuk pasangan muda. oleh sebab itu peneliti tertarik untuk meneliti adakah perubahan cara ibu dalam memandikan bayi bila diberikan penyuluhan memandikan bayi.

Penelitian ini menggunakan desain penelitian one group pre post test design, sedangkan tekhnik sampling yang digunakan adalah simple random dengan uji data statistik Wilcoxon Match Pair Test dengan tingkat signifikan 5%. Pengambilan data dilakukan dengan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 14 responden yang mengalami perubahan cara dalam memandikan bayi sebanyak 12 orang (85.71%) dan 1 orang (7.14%) tidak mengalami perubahan, serta 1 orang (7.14%) mengalami penurunan.

Dari sini didapatkan hasil yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara pemberian penyuluhan memandikan bayi terhadap cara ibu dalam memandikan bayi. Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan (penyuluhan) dibutuhkan masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup sehat.

 

 

Kode file : K304

File skripsi ini meliputi :

-          Abstraks, Daftar isi dll

-          Bab 1 – 5 lengkap (pendahuluan s/d penutup)

-          Daftar pustaka

-          Lampiran2 (kuesioner, analisis, SAP, Leaflet, dll)

 

Bentuk file : PDF

Charge : Rp. 40.000,-


Hubungan Tingkat Kesulitan Belajar Dengan Hasil Belajar Mata Kuliah Biologi Reproduksi Mahasiswa Akademi Kebidanan XX

Masih terdapatnya hasil belajar mahasiswa yang kurang baik pada mata kuliah Biologi Reproduksi disebabkan oleh banyak faktor salah satunya tingkat kesulitan belajar yang dialami oleh mahasiswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat kesulitan belajar dengan hasil belajar Biologi Reproduksi mahasiswa Akademi Kebidanan XX.

Jenis dan desain  penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan korelasi. Populasi penelitian sebanyak 127 orang. Sampel diperoleh sebanyak 96 orang. Teknik pengambilan sampel dengan cara acak (random sampling). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu angket dan hasil belajar Biologi Reproduksi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji korelasi product moment.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara Kesulitan Belajar dengan hasil belajar mata kuliah Biologi Reproduksi dengan nilai korelasi 0,689. Secara kualitatif kekuatan hubungan dalam kategori kuat. Semakin rendah kesulitan belajar mahasiswa maka semakin baik pula hasil belajarnya, sebaliknya semakin kurang baik Kesulitan Belajarnya semakin kurang baik hasil belajarnya. Sumbangan variabel X terhadap variabel Y sebesar 47,47%. Demikian juga variabel faktor internal dan faktor eksternal mempunyai hubungan  dengan hasil belajar Biologi Reproduksi dengan kategori sedang dan kuat. Diharapkan Dosen Akbid XX untuk membantu memecahkan kesulitan belajar yang dialami mahasiswa terutama dari faktor eksternal, sehingga pencapaian hasil belajar mahasiswa dapat meningkat.

 

 

Kode file : E011

File skripsi ini meliputi :

-          Abstraks, Daftar isi dll

-          Bab 1 – 5 lengkap (pendahuluan s/d penutup)

-          Daftar pustaka

-          Lampiran2 (kuesioner, analisis, dll)

 

Bentuk file : Ms.Word

Charge : Rp. 80.000,-


Hubungan Antara Kelentukan Otot Punggung, Kekuatan Otot Perut Dan Persepsi Kinestetik Dengan Kemampuan Menyundul Bola Ke Gawang Dalam Permainan Sepakbola Pada Siswa Putra Kelas VII SMPN XX


Tujuan penelian ini adalah untuk mengetahui: (1) Hubungan antara kelentukan otot punggung dengan kemampuan menyundul bola ke gawang dalam permainan sepakbola pada  siswa SMP Negeri 2 Pringkuku tahun pelajaran 2009/2010. (2) Hubungan antara kekuatan otot perut dengan kemampuan menyundul bola ke gawang dalam permainan sepakbola pada  siswa SMP Negeri 2 Pringkuku tahun pelajaran 2009/2010. (3) Hubungan antara persepsi kinestetik dengan kemampuan menyundul bola ke gawang dalam permainan sepakbola pada  siswa SMP Negeri 2 Pringkuku tahun pelajaran 2009/2010.

Sejalan dengan tujuan penelitian tersebut, maka penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan studi korelasional. Sampel yang digunakan adalah sebagian populasi dengan cara randoom sampling yaitu siswa putra SMP Negeri 2 Pringkuku Kabupaten Pacitan tahun pelajaran 2009/2010 sebanyak 30 orang. Selanjutnya sampel kemudian sampel melakukan tes dan retes kelentukan otot punggung, kekuatan otot perut, dan persepsi kinestetik. Data dikumpulkan dengan teknik tes dan pengukuran, teknik analisis data dengan analisis statistik menggunakan korelasi product moment pada taraf signifikansi 5%.

Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dapat disimpulkan sebagai berikut : (1) Ada hubungan yang signifikan antara Kelentukan Otot Punggung, Kekuatan Otot Perut dan Persepsi Kinestetik dengan Kemampuan Menyundul Bola Ke Gawang dalam Permainan Sepakbola pada Siswa Putra Kelas VII SMP Negeri 2 Pringkuku Tahun Pelajaran 2009/2010. Hal ini terbukti dari analisis korelasi X1Y = 0.6426, X2Y = 0.6730 dan X3Y = 0.6327, dan analisis regresi yang dilakukan dapat diketahui bahwa nilai Fhit yang diperoleh sebesar 13.4539 dengan db = 3 lawan 26 pada taraf signifikansi 5%, nilai Fregresi dalam tabel adalah 2.89. Karena  Fhitung = 13.4539 >  Ftabel = 2.89. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan,  terdapat hubungan yang signifikan antara kelentukan otot punggung, kekuatan otot perut, dan persepsi kinestetik dengan kemampuan menyundul bola sepakbola.

 

 

Kode file : E010

File skripsi ini meliputi :

-          Abstraks, Daftar isi dll

-          Bab 1 – 5 lengkap (pendahuluan s/d penutup)

-          Daftar pustaka

-          Lampiran2 analisis, dll

 

Bentuk file : Ms.Word

Charge : Rp. 80.000,-