Sabtu, 11 Mei 2013

Pengaruh Perawatan Luka Bersih Menggunakan Sodium Klorida 0,9 % Dan Povidine Iodine 10 % Terhadap Ercepatan Penyembuhan Luka Pada Pasien Pasca Secsio Caesar

       Banyak teknik perawatan luka dikembangkan di berbagai rumah sakit. Teknik perawatan luka yang sudah dilakukan di dua rumah sakit yang penulis ketahui menggunakan sodium klorida  0,9 % sebagai bahan untuk merawat luka. Di ruang Bedah RSUD XX telah menggunakan sodium klorida 0,9 % untuk merawat luka post-op Open Prostatektomi dan di ruang Bedah Khusus RSUD Y telah menggunakan sodium klorida 0,9 % untuk merawat luka post-operasi seperti klien post Herniotomi atau Appendektomi. Sedangkan di ruangan lain dari kedua rumah sakit tersebut masih menggunakan cairan antiseptik untuk merawat luka bersih.

       Secara fisiologis penyembuhan luka terjadi dengan cara yang sama pada semua klien, dengan sel kulit dan jaringan kembali secara cepat atau lambat.  Perawatan luka umumnya dilakukan dengan mengganti balutan tiap hari dan membersihkan luka memakai cairan antiseptik kemudian dibiarkan kering. Pada perkembangannya perawatan luka menunjukkan bahwa lingkungan yang lembab lebih baik daripada lingkungan kering. Winter (1962) yang dikutip oleh Dewi Gayatri mengatakan bahwa laju epitelisasi luka yang ditutup poly etylen dua kali lebih cepat daripada luka yang dibiarkan kering. Dapat disimpulkan bahwa migrasi epidermal pada luka superfisial lebih cepat sembuh pada suasana lembab daripada kering.


Kode File : K034

File skripsi ini terdiri atas :
- Bagian depan (daftar isi, dkk)
- Inti Skripsi (Bab 1 s/d Bab 7; Pendahuluan s/d Penutup)
- Daftar Pustaka
- Lampiran (Instrumen Pengumpulan data, dll)

Bentuk File : Ms.Word (doc)
Cost : Rp. 50.000,-

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silakan order/tinggalkan pesan dan email, kami akan kirimkan email file pesanan anda (SMS ke 086755605984)