Sabtu, 30 April 2011

Hubungan Pengetahuan Wanita Usia Subur Tentang Osteoporosis dengan Sikap Dalam Pencegahan Osteoporosi Di RW I Dusun Dermo Desa XX

Data Puslitbang Depkes RI tahun 1999-2000 menunjukkan bahwa 19,7% penduduk Indonesia usia 25-90 tahun memiliki kecenderungan percepatan pengeroposan tulang. Insidens osteoporosis pada wanita lebih tinggi dibanding pria, dan saat ini wanita usia subur telah menigkat resikonya karena minimnya upaya pencegahan osteoporosis.Apabila ini terjadi pada wanita yang  masih memiliki kesempatan untuk hamil dapat mempengaruhi kesehatan dan keselamatan ibu dan bayi. Hal ini menunjukkan masih rendahnya pengetehuan dan upaya pencegahan osteoporosis. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara pengetahuan wanita usia subur tentang osteoporosis dengan sikap dalam pencegahan osteoporosis.

Jenis penelitian ini adalah analitik korelasi karena bertujuan menghubungkan dua variable yaitu pengetahuan dan sikap wanita usia subur tentang osteoporosis. Populasi berjumlah 55 orang dari seluruh wanita usia subur dengan teknik sampling menggunakan simple random sampling. Sehingga didapatkan jumlah sample sebanyak 48 responden.

Berdasarkan uji statistic Corelation Spearman Rank diperoleh hasil ada hubungan antara pengetahuan wanita usia subur tentang osteoporosis dengan sikap dalam pencegahan osteoporosis.Dimana hasil nilai z hitung(5,82) lebih besar dari z tabel(1,96). Dengan demikian H1 diterima dan Ho ditolak .

Dari penelitian ini dapat diketahui bahwa sebagian besar wanita usia subur  mempunyai pengetahuan yang kurang baik tentang osteoporosis dan bersikap negative dalam pencegahan osteoporosis. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang besar terhadap wanita usia subur terhadap upaya pencegahan osteoporosis yang  penting dalam kesehatan wanita dan bagi petugas kesehatan dapat digunakan untuk menentukan strategi perencanaan dan pelaksanaan dalam memberikan konseling, informasi dan edukasi tentang osteoporosis dan pencegahannya.

 

 

 

Kode file : K275

File skripsi ini meliputi :

-          Bagian depan (daftar isi, dll)

-          Bab 1 – 5 lengkap (pendahuluan s/d penutup)

-          Daftar Pustaka

-          Lampiran2 (kuesioner, dll)

 

Bentuk file : Ms.Word

Donasi : Rp. 60.000,-


Hubungan Perawatan Payudara Dengan Keluarnya Air Susu Ibu (ASI) Di Polindes XX

            Perawatan payudara sangat penting  dilakukan selama hamil sampai masa menyusui, karena payudara merupakan satu-satunya penghasil ASI. Dimana ibu yang melakukan perawatan payudara dapat mempengaruhi cepat lambatnya keluarnya ASI. Oleh karena itu peneliti ingin mengetahui hubungan perawatan payudara dengan keluarnya ASI di Polindes Pulungdowo kecamatan Tumpang – Kabupaten Malang.
            Jenis penelitian ini  dengan analitik korelasi yang bertujuan menganalisa hubungan 2 variabel yaitu variabel perawatan payudara dan keluarnya Air susu Ibu (ASI) pada bulan Agustus hingga bulan September. Dimana populasi dari penelitian ini adalah ibu menyusui yang mempunyai bayi berumur 0 – 3 bulan dan cara pengambilan sample adalah quota sampling.
            Hasil penelitian ibu yang melakukan  perawatan payudara sesuai prosedur sebanyak 43,3% dan 56,7% yang tidak melakukan perawatan payudara sesuai prosedur. Sedangkan keluarnya ASI dengan kriteria cepat sebanyak 66,7% dan dengan kriteria lambat sebanyak 33,3%. Hal ini terbukti dari 30 responden ibu menyusui yang mempunyai bayi umur 0 – 3 bulan yang melakukan perawatan payudara yang tidak sesuai prosedur keluar ASI lambat.
            Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang bermakna antara perawatan payudara dengan keluarnya ASI yang dibuktikan dengan uji Chi-Square maka didapatkan pvalue=0,017(<a = 0,05). Saran yang diberikan  dalam hasil penelitian ini diharapkan bidan  memberikan penyuluhan  terhadap  ibu hamil trimester III dan ibu menyusui  tentang pentingnya melakukan perawatan payudara selama hamil dan masa menyusui.



Kode file : K274
File skripsi ini meliputi :
-          Bagian depan (daftar isi, dll)
-          Bab 1 – 5 lengkap (pendahuluan s/d penutup)
-          Daftar Pustaka


Bentuk file : Ms.Word
Donasi : Rp. 40.000,-

Tingkat Kecemasan Ibu Dalam Menghadapi Sectio Caesaria di Rumah Sakit XX

Kecemasan merupakan suatu gejala yang tidak menyenangkan, sensasi cemas, takut dan terkadang panik akan suatu bencana yang mengancam dan tidak terelakkan yang da[at atau tidak berhubungan dengan rangsangan eksternal, (Kapita Selekta Kedokteran, 1999). Kecemasan akan memberikan dampak yang negatif pada ibu inartu karena efek samping yang ditimbulkan adalah pada saat ibu selesai dilakukannya operasi yaitu peningkatan tekanan darah dan nadi yang akan berakibat pada kontraksi uterus yang kurang maksimal sehingga bisa menyebabkan perdarahan. Untuk mengetahui kemungkinan ibu mengalami kecemasan sebelum diakukan sectio caesaria perlu dilakukan deteksi dini. Namun demikian tidak semua ibu mengalami hal tersebut. Hal ini dapat ditunjukkan dari hasil survey pendahuluan yaitu dari 10 ibu yang akan dilakukan sectio caesaria di Rumah Sakit XX, 70% mengalami tingkat kecemasan yang tidak terlalu berat.

Jenis penelitian ini adalah deskriptif, karena bertujuan untuk memperoleh gambaran tingkat kecemasan ibu dalam menghadapi sectio caesaria. Populasi dari penelitian ini sebanyak 150 orang dengan jumlah sampel 40 orang dan cara pengambilan sampel menggunakan teknik Acidental Sampling. Berdasarkan analisa deskriptif diperoleh hasil bahwa tingkat kecemasan sebanyak 32,5% dengan kriteria ringan, 57,5% dengan kriteria sedang, 10% dengan kriteria berat dan 0% dengan kriteria panik.

Kesimpulan dari penelitian ini adalah ternyata tingkat kecemasan ibu dalam menghadapi sectio caesarea sudah cukup baik. Hal ini dapat terjadi karena kecemasan dapat dipengaruhi oleh umur, pendidikan dan pengalaman melahirkan serta media masa dan sosial budaya disekitar tempat tinggal responden. Saran yang dapat diberikan kepada Rumah Sakit XX tersebut adalah agar lebih meningkatkan pendekatan dan komunikasi kepada pasiennya terutama kepada ibu yang akan dilakukan sectio caesaria di Rumah Sakit XX.

 

 

 

Kode file : K273

File skripsi ini meliputi :

-          Bagian depan (daftar isi, dll)

-          Bab 1 – 5 lengkap (pendahuluan s/d penutup)

-          Daftar Pustaka

-          Lampiran2 (kuesioner, dll)

 

Bentuk file : Ms.Word

Donasi : Rp. 50.000,-


Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Tentang Sindrom Premenstruasi Di SMA XX

               Sindrom Premenstruasi merupakan suatu keadaan dimana seorang wanita mengalami perubahan emosional dan fisik sementara waktu menjelang datangnya menstruasi. Sekitar 70-90% remaja putri mengalami sindrom ini. Ada yang menyadari gejala ini tapi tidak tergaggu karenanya, namun ada juga yang merasakannya sebagai gejala yang berat. Dari studi pendahuluan yang dilakukan pada sejumlah remaja putri di SMA XX, 80% dari remaja tersebut mengalami Siondrom Premenstruasi, tetapi 75% dari mereka masih belum mengerti tentang Sindrom Premenstruasi.

               Jenis penelitian adalah deskriftif, yang bertujuan untuk memperoleh gambaran pengetahuan remaja putri di SMA XX tentang Sindrom Premenstruasi. Populasi penelitian 336 siswi dengan jumlah sampel 67 siswi dan menggunakan teknik sampling proporsional sistematik random sampling.

               Berdasarkan analisa deskriftif diperoleh hasil bahwa tingkat pengetahuan remaja putri tentang Sindrom Premenstruasi pada tingkat tahu sebagian besar cukup baik (71,6%). Demikian juga pada tingkat paham lebih dari separuh memiliki tingkat pengetahuan cukup baik (59,7%). Secara umum tingkat pengetahuan remaja putri di SMA XX tentang Sindrom Premenstruasi adalah cukup baik (64,2%) dengan nilai pencapaian rata-rata 67,8%, tetapi masih ada remaja putri yang memiliki tingkat pengetahuan kurang baik (22,4%) dengan nilai pencapaian 50,00% dan tidak baik (6%) dengan nilai pencapaian 33,33%.

               Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa ternyata pengetahuan remaja putri tentang Sindrom Premenstruasi di SMA XX rata-rata adalah cukup baik. Hal ini dikarenakan pengetahuan seseorang dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya usia, intelegensia dan sosial budaya. Selain itu pengetahuan juga dapat diperoleh melalui berbagai cara antara lain melalui pengalaman dan jalan pikiran (penalaran).  Saran yang dapat diberikan adalah agar pengetahuan kesehatan reproduksi khususnya tentang Sindrom Premenstruasi dapat lebih ditingkatkan, baik melalui pendidikan nonformal seperti penyuluhan maupun melalui pendidikan formal di sekolah.

 

 

 

Kode file : K272

File skripsi ini meliputi :

-          Bagian depan (daftar isi, dll)

-          Bab 1 – 5 lengkap (pendahuluan s/d penutup)

-          Daftar Pustaka

-          Lampiran2 (kuesioner, dll)

 

Bentuk file : Ms.Word

Donasi : Rp. 60.000,-


Kajian Peran Bidan di Desa dalam Upaya Penanganan Anemia Ibu Hami di Kecamatan XX

Anemia ibu hamil disebut "Potential Danger to Mother and Child" (Potensial membahayakan ibu dan anak), karena itulah anemia memerlukan perhatian serius dari semua pihak yang terkait dalam pelayanan kesehatan terutama bidan yang berada pada masa kini terdepan pada sistem pelayanan kebidanan. Bidan mempunyai peranan penting baik sebagai pelaksana, pengelola, pendidik maupun sebagai peneliti dalam upaya penanganan anemia ibu hamil.

Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskripsi dan populasi yang diambil adalah seluruh bidan di Wilayah Kerja Puskesmas Pagak. Teknik sampling yang digunakan adalah total populasi. Pengumpulan datanya menggunakan alat bantu kuesioner dan cek list dengan jenis pertanyaan yang bersifat tertutup dan data yang diperoleh dianalisa dengan cara deskriptif kualitatif pada satu variabel atau univariate.

Hasil penelitian terhadap 10 bidan di Wilayah Kerja Puskesmas XX didapatkan bahwa untuk peran pelaksana, sebagian besar bidan mempunyai peran yang cukup yaitu 60%. Untuk peran pengelola bidan yang sangat berperan adalah 50% dan cukup berperan 10%. Untuk peran pendidik, bidan yang sangat berperan adalah 60% dan yang cukup berperan 40%. Serta untuk peran peneliti, bidan yang cukup berperan 30% dan yang kurang berperan adalah 50%. Dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa bidan telah cukup berperan sebagai pelaksana dan pendidik serta bidan sudah sangat berperan sebagai pengelola dan peneliti dalam upaya penanganan anemia ibu hamil.

 

 

 

Kode file : K271

File skripsi ini meliputi :

-          Bagian depan (daftar isi, dll)

-          Bab 1 – 5 lengkap (pendahuluan s/d penutup)

-          Daftar Pustaka

-          Lampiran2 (kuesioner, dll)

 

Bentuk file : Ms.Word

Donasi : Rp. 45.000,-


Perbedaan Frekuensi Kejadian Spoting Pada Akseptor Baru Dan Lama KB Suntik DMPA Di BPS XX

DMPA kini tetap dipakai disekitar 90 negara, bagi akseptor KB suntik efek samping yang dirasakan adalah gangguan pola haid menstruasi tak lagi terjadi setiap bulan, ada juga gangguan dari liang senggama, namun perdarahan hebar sangat jarang terjadi. Keluhan terbanyak para pemakai KB suntik adalah gangguan perdarahan baik berupa perdarahan bercak, Amenorche dan haid tidak teratur. Hampir 40% kasus mengeluh gangguan haid sampai akhir tahun pertama suntikan DMPA. Perdarahan bercak merupakan keluhan terbanyak yang akan menurun dengan makin lamanya pemakaian. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan frekuensi kejadian spotting pada akseptor baru dan lama KB suntik DMPA.

Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan studi observasional dengan jenis case control. Sampel diambil dari populasi akseptor KB suntik DMPA yang mengalami spotting di BPS Ny. Anik Basuki Desa Ampel Dento Kecamatan Pakis Kabupaten Malang sebanyak 30 orang dengan pembagian 15 orang pada akseptor baru dan 15 orang pada akseptor lama. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Data ini diolah dengan menggunakan uji chi square, dengan tingkat kemaknaan adalah nilai a 0,005.

Dari hasil pengolahan data didapatkan nilai x2 hitung = 7,032 yang nilainya lebih besar dari x2 tabel (3,841) sehingga disimpulkan bahwa ada perbedaan frekuensi kejadian spotting pada akseptor baru dan lama KB suntik DMPA. Hal ini terjadi karena adanya ketidakseimbangan hormone sehingga endometrium mengalami perubahan histologi. Sarannya adalah diharapkan adanya peran bidan dalam mengatasi permasalahan spotting tersebut seperti dengan memberi suatu pengarahan mengenai penanganan dan penyebabnya.

 

 

 

Kode file : K270

File skripsi ini meliputi :

-          Bagian depan (daftar isi, dll)

-          Bab 1 – 5 lengkap (pendahuluan s/d penutup)

-          Daftar Pustaka

-          Lampiran2 (kuesioner, dll)

 

Bentuk file : Ms.Word

Donasi : Rp. 50.000,-


Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang Perawatan Luka Post Seksio Sesarea di Ruang Nifas RS XX

Seksio sesarea adalah pembedahan untuk melahirkan janin dengan membuka dinding perut dan dinding uterus. Seksio sesarea telah menjadi tindakan bedah kebidanan kedua yang digunakan di Indonesia dan diluar negeri. Sayatan pada dinding uterus dan dinding depan abdomen menimbulkan luka bekas operasi seksio sesarea. Penyembuhan luka adalah suatu kualitas dari kehidupan jaringan hal ini berhubungan dengan regenerasi jaringan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi pengetahuan ibu tentang perawatan luka post seksio sesarea.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah diskriptif. Jumlah sample yang diperoleh 8 orang dan pengambilan sample dilakukan dengan menggunakan angket yang diberikan pada responden. Dari hasil penelitian didapatkan pengetahuan responden tentang pengetahuan perawatan luka SC : baik 12,5 %, cukup baik 62,5%, kurang baik, 25%, dan tidak baik 0.

Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa pengetahuan responden tentang perawatan luka seksio sesarea mayoritas cukup baik yaitu (62,5%), dari hasil yang cukup baik ini hendaknya perlu dipertahankan dan ditingkatkan lagi dengan meniingkatkan pemberian informasi kesehatan, sehingga diharapkan pengetahuan meningkat menjadi lebih baik.

 

Kode file : K269

File skripsi ini meliputi :

-          Bagian depan (daftar isi, dll)

-          Bab 1 – 5 lengkap (pendahuluan s/d penutup)

-          Daftar Pustaka

-          Lampiran2 (kuesioner, dll)

 

Bentuk file : PDF

Donasi : Rp. 40.000,-